Foto diunduk dari medsos Dinas Dukvapil
MMC MEDIA – Petugas perekaman Kartu Tanda Penduduk
atau KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten
Klaten diancam akan ditusuk dengan sebilah pisau oleh warga saat bertugas di
lapangan. Beruntung senjata tajam itu bisa diamankan dan petugas bisa selamat.
Agung Wibowo Prakosa petugas perekamam KTP
Disdukcapil menuturkan peristiwa itu terjadi tahun 2025. Peristiwa itu terjadi di salah satu kecamatan
di Klaten saat menjalankan program jemput bola perekaman KTP.
“Waktu itu saya dan dua rekan bertugas perekaman di
salah satu Kecamatan di Klaten. Warga dalah orang dengan gangguan jiwa atau
ODGJ. Mungkin mereka takut dengan petugas.
Lalu mereka membawa pisau. Ada
juga yang mengambil gunting untuk menusuk kami.
Beruntung kami bisa berkomunikasi baik-baik atau pendekatan” jelasnya
saat ditelepon (Jumat, 13/3/26).
Pria yang akrab disapa Bowo itu menambahkan kalau
program perekaman KTP jemput bola itu diutamakan bagi warga disabitas atau
ODGJ. Pengalaman perekaman terutama ODGJ diakuinya banyak resiko.
“Rekam KTP warga ODGJ itu memang beresiko. Pernah juga petugas itu digrawut atau dicakar
oleh warga karena mereka tergolong autis.
Bahkan di salah satu desa kami dilempar sabit hampir mengenai kaki. Beruntung kami tidak terluka dan selamat”
tambahnya.
Amin Mustofa Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten kepada
marimenyeru.com (Jumat,13/3/26) ditanya lewat telepon mengatakan program jemput
bola perekaman KTP menjadi Upaya percepatan cakupan KTP digital. Untuk layanan lain ia menghimbau masyarakat
menggunakan aplikasi Sakura.
“sekarang masyarakat mulai melek digital terutama
anak muda, Warga bisa memanfaatkan
aplikais Sakura untuk mendapatkan layanan pendidik secara aktif dan mandiri.
Layanan jemput bola perekaman KTP itu untuk percepatan saja. Layanan Dukcapil itu gratis” pungkasnya.
Dinas Dukcapil Kabupaten menggenjot cakupan rekam
KTP digital salah satunya dengan program jemput bola turun ke rumah – rumah penduduk.
Namun jika masyarakat mendesak untuk perekaman dan mendapatkan KTP, warga bisa
mengunjungi arena Car Free Day (CFD) di jalan utama Klaten setiap ahad pagi.
Pelayanan rekam KTP bersifat gratis dan disela-sela
berlibur sambil jalan-jalan.
Penulis Joko Priyo Utomo Klaten.



