• Jelajahi

    Copyright © MARI MENYERU
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    pasang

    Subscribe YouTube

    Bertugas Rekam KTP, PNS Klaten Diancam Akan Ditusuk

    JEPRI JOKO PRIYONO KLATEN
    Kamis, 12 Maret 2026, Maret 12, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T03:40:02Z

     


    Foto diunduk dari medsos Dinas Dukvapil

     

    MMC MEDIA – Petugas perekaman Kartu Tanda Penduduk atau KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klaten diancam akan ditusuk dengan sebilah pisau oleh warga saat bertugas di lapangan. Beruntung senjata tajam itu bisa diamankan dan petugas bisa selamat.

     

    Agung Wibowo Prakosa petugas perekamam KTP Disdukcapil menuturkan peristiwa itu terjadi tahun 2025.  Peristiwa itu terjadi di salah satu kecamatan di Klaten saat menjalankan program jemput bola perekaman KTP.

     

    “Waktu itu saya dan dua rekan bertugas perekaman di salah satu Kecamatan di Klaten. Warga dalah orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ. Mungkin mereka takut dengan petugas.  Lalu mereka membawa pisau.  Ada juga yang mengambil gunting untuk menusuk kami.  Beruntung kami bisa berkomunikasi baik-baik atau pendekatan” jelasnya saat ditelepon (Jumat, 13/3/26).

     

    Pria yang akrab disapa Bowo itu menambahkan kalau program perekaman KTP jemput bola itu diutamakan bagi warga disabitas atau ODGJ. Pengalaman perekaman terutama ODGJ diakuinya banyak resiko.

     

    “Rekam KTP warga ODGJ itu memang beresiko.  Pernah juga petugas itu digrawut atau dicakar oleh warga karena mereka tergolong autis.  Bahkan di salah satu desa kami dilempar sabit hampir mengenai kaki.  Beruntung kami tidak terluka dan selamat” tambahnya.

    Amin Mustofa Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten kepada marimenyeru.com (Jumat,13/3/26) ditanya lewat telepon mengatakan program jemput bola perekaman KTP menjadi Upaya percepatan cakupan KTP digital.  Untuk layanan lain ia menghimbau masyarakat menggunakan aplikasi Sakura.

     

    “sekarang masyarakat mulai melek digital terutama anak muda,  Warga bisa memanfaatkan aplikais Sakura untuk mendapatkan layanan pendidik secara aktif dan mandiri. Layanan jemput bola perekaman KTP itu untuk percepatan saja.  Layanan Dukcapil itu gratis” pungkasnya.

     

    Dinas Dukcapil Kabupaten menggenjot cakupan rekam KTP digital salah satunya dengan program jemput bola turun ke rumah – rumah penduduk. Namun jika masyarakat mendesak untuk perekaman dan mendapatkan KTP, warga bisa mengunjungi arena Car Free Day (CFD) di jalan utama Klaten setiap ahad pagi.

    Pelayanan rekam KTP bersifat gratis dan disela-sela berlibur sambil jalan-jalan.

     

    Penulis Joko Priyo Utomo Klaten.

     

     

     

     



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini