MMC MEDIA - Tingkah polah anak memang unik tapi justeru mengundang perhatian. Tapi begitulah anak - anak.
Salah satunya ide bocil bernama Hendra, bocah peserta iktikaf di Masjid Syifa komplek RSUI Klaten. Ia memilih tidur bergelantungan saat tidur istirahat ketika beriktikaf.
Kain sarung itu diikatkan dengan jeruji jendela masuk. Lalu badan mungilnya dimasukkan di antara kain sarung. Ia tidur iktikaf gaya ninja yang menarik perhatian peserta iktikaf lainnya.
"Ya iseng - iseng saja. Sambil main tapi juga iktikaf di masjid" jelas Hendra saat ditemui marimenyeru.com saat santap saur di Masjid Syifa Senin (16/3).
Hendra mengaku senang bisa iktikaf di Masjid Syifa. Ia bisa kenal banyak teman.
" Saya tambah teman selama iktikaf. Ada Daffa dari Kerun, Ayik dari Gading, Fasya dari Bareng lor Rusunawa. Jadi kenalan banyak" ungkapnya.
Habis makan saur bocil - bocil itu tidak tidur. Mereka memilih jalan - jalan sekitar komplek masjid. Mereka tampak akrab. Masjid tidak tempat ibadah tapi juga mendekatkan hati untuk menjadi sahabat dengan iktikaf.
Ada sekitar 15 bocil di Masjid Syifa saat iktikaf.
Masjid Syifa menyelenggarakan iktikaf selama 10 hari ramadhan. Kegiatan ini sudah puluhan tahun. Selain menu bervariatif plus gratis. Sekitar 80 peserta iktikaf hadir dari berbagai daerah di Klaten
Penulis Joko Priyo Utomo Klaten.




