MMC MEDIA - Suasana santap saur di Masjid Sifa komplek RSUI tidak pernah sepi. Selain menu bervariatif dan hangat, yang unik panitia santap dikomandani emak - emak.
Salah satunya adalah Hj Ni'ma Nur Nahari And. keb. Dibantu relawan perempuan yang berprofesi bidan di RSUI Klaten selalu cekatan menyajikan menu saur.
"Kalau di rumah biasanya menyiapkan menu makan untuk suami, kalau iktikàf tambah dengan jamaah masjid. Di sini masjid Syifa relawannya banyak. Jadi dibantu emak-emak juga yang lain" ungkapnya .
Saat ditemui marimenyeru com Senin (15/3) disela - sela menyajikan santap saur, perempuan asli Ngawi Jawa Timur itu mengatakan kalau menu saur di Masjid Syifa dijaga bervariatif.
" Di sini menunya bergantian. Saat santap saur kadang soto timlo, nasi letok, sop, ayam goreng, nasi pecel dan lain- lain. Jadi relawan santàp saur itu bangun duluan, tidur paling akhir. Pokoknya bismillah saja dijalani. Selain dibantu sekitar 6 relawan, suami juga membantu jadi relawan santap saur di masjid Syifa RSUI Klaten " pungkasnya.
Masjid Syifa menyelenggarakan iktikaf selama 10 hari ramadhan. Kegiatan ini sudah puluhan tahun. Selain menu bervariatif plus gratis. Sekitar 80 peserta iktikaf hadir dari berbagai daerah di Klaten
Penulis Joko Priyo Utomo Klaten.



